Skip to main content

VISI MISI DAN TUJUAN PAKET KEAHLIAN SMK KESEHATAN WIDYA HUSADA

VISI 


"Terwujudnya Lulusan Keperawatan Yang Berkualitas dan Mampu Bersaing Di Dunia Kerja Khususnya Di Bidang Kesehatan."

MISI 

  • Menyiapkan Tenaga Kesehatan di Bidang Keperawatan Yang Profesional Pada Tingkat Menengah Sesuai Dengan Kebutuhan Lapangan Kerja.
  • Melakukan Kerja Sama Dengan Lembaga atau Instansi Pemerintah Maupun Swasta Secara Sektoral Maupun Lintas Sektoral.
  • Membekali Peserta Didik Keperawatan Dengan Nilai Moral dan Intelektual.

TUJUAN 


Membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten :

  1. Mengoptimalkan peran serta didik paket keahlian keperawatan dalam pelestarian lingkungan dengan terbentuknya organisasi pencinta lingkungan (Green School).
  2. Mengembangkan kkurikullum dengan menambahkan lokal dan meningkatkan paket keahlian keperawatan dengan diadakan praktek kerja industri (PRAKERIN) yang sesuai dengan paket keahlian peserta didik.
  3. Memfasilitaskan peserta didik paket keahlian keperawatan kesehatan dengan program bimbingan belajar dan persiapan Ujian Nasional.
  4. Menambahkan sarana dan prasarana yang lengkap pada paket keahlian keperawatan kesehatan sehingga mendukung terwujudnya sekolah Adiwiyata pada tahun 2016.
  5. Melaksanakan pembelajaran secara maksimal pada paket keahlian keperawatan kesehatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang telah ditetpkan.
  6. Mengadakan seleksi penerimaan peserta didik baru paket keahllian keperawatan kesehatan melalui tes akademik, administrasi, kesehatan, fisik dan wawancara.
  7. Menyelenggarakan MGMP paket keahlian keperawatan kesehatan dan supervise pembelajaran oleh kepala sekolah dan pengawasan secara berkala.
  8. Memfasilitas minat, bakt dan keterampilan peserta didik paket keahlian keperawatan kesehatan dengan mengadakan program intrakulikuler dan ekstrakulikuler yanng sesuai.

Comments

Popular posts from this blog

Tata Krama ( Sopan Santun ) Dalam Kehidupan

Sopan santun dalam bahasa tata krama sekarang sudah menjadi hal yang langka, tergerus dalam era moderenisasi ditambah faktor lingkungan tentunya,dibutuhkan peran serta orang tua saja juga mungkin kurang cukup terhadap pergaulan anak,sehingga terkesan anak yang masih bestatus pelajar tidak mencerminkan sikap seorang pelajar,sayangnya hal ini terjadi,seharusnya seorang pelajar lebih bisa menghormati dan menjalankan etika-etika budi pekerti yang telah didapatkan di bangku sekolah. Tapi memang kenyataan sekarang sudah jauh berbeda,faktor lingkungan menjadi penyebab tata krama dilupakan disisihkan dan hanya dilakukkan oleh beberapa remaja saja,di pedesaan tata krama ini masih dijunjung tinggi,karena budaya di daerah tersebut tata krama menjadi patokan dan memang disana menjadi santapan sehari-hari dalam berkomunikasi baik dengan sesama maupun dengan orang yang lebih tua. Disini sedikit akan dipaparkan, seputar pengetahuan umum tentang tata krama dan arti pengaplikasian sebenarnya, se...

SMK Kesehatan Widya Husada ( SMKKWH )

Logo SMK Kesehatan Widya Husada Kota Serang Banten Ekspeditor Pramuka SMK Kesehatan Widya Husada

Mitos Prabu Pucuk Umum ( Raja Baduy )

Berkaitan dengan kekalahan Prabu Pucuk Umun oleh Maulana Hasanudin terdapat sebuah mitos yang diceritakan secara lisan dari satu generasi ke generasi lain. Cerita itu oleh masyarakat Lebak dikenal dengan nama tubuy yang merupakan cerita pantun yang dituturkan secara lisan. Isi cerita ini mengacu kepada nama tempat yang sangat dikeramatkan di Banten Selatan dan dipergunakan untuk memperingati peristiwa kekalahan Prabu Pucuk Umun oleh Maulana Hasanudin. Menurut cerita ini, Prabu Pucuk Umun merupakan wakil Raja Sunda untuk daerah Banten dan leluhur para puun suku Baduy. Dikisahkan dalam cerita tubuy, Maulana Hasanudin merupakan putra sulung Sunan Gunung Jati yang datang ke Banten untuk mengislamkan wilayah barat Kerajaan Sunda. Dalam melaksanakan tugasnya itu, Maulana Hasanudin disertai oleh dua orang pembantunya yang bernama Agus Jo dan Mas Lei. Upaya mengislamkan Prabu Pucuk Umun tidak dapat dilakukan oleh Maulana Hasanudin secara langsung melainkan harus melalui pertarungan di ant...