Skip to main content

Capping Day ( Ucap Janji )

CAPPING DAY 
adalah Hari Penyematan Cap atau disebut juga "Pengucapan Janji". Capping Day ini adalah simbol bahwa para Siswa/i SMK Kesehatan telah siap untuk mengabdikan diri pada dunia kesehatan dan merupakan awal bagi mereka untuk memperoleh pengalaman lapangan untuk di tugaskan di Rumah sakit, klinik, Puskesmas, dll.

Pemasangan Capping Day sudah merupakan salah satu kegiatan yang harus dilaksanakan institusi pendidikan dalam hal ini sekolah kejuruan sebagai salah satu wujud yang berbeda dengan profesi yang lain. Dan ini digunakan sepanjang tercatat sebagai siswa dan siswi SMK Kesehatan. Perlengkapan ini digunakan saat belajar, praktek teori di laboratorium, rumah Sakit dan juga di Puskesmas.

“Sekolah ini adalah sekolah kejuruan atau profesi dalam mengelola pendidikan.  Sehingga diharapkan lebih banyak kegiatan praktek agar anak lebih mengenal alat-alat medis. Karena diharapkan setelah pemasangan capping day atau cap ini, cepat atau lambat anak-anak sudah harus turun ke lapangan dan melakukan kegiatan praktek. Dan hal yang harus diperhatikan, ada anak-anak Papua yang tidak memiliki bakat membaca, tetapi kalau suruh praktek mereka lebih lincah atau lancar dan cepat paham”.

Kepada orang tua murid diharapkan dapat mendukung lembaga pendidikan ini. Karena lembaga ini milik yayasan, maka maju mundurnya lembaga pendidikan ini tergantung dari datangnya dukungan orang tua murid. Karena sekolah ini juga memiliki rata-rata guru atau tenaga pengajar honorer yang tentuhnya kurang ada perhatian dari pemerintah soal dana untuk gaji para guru maupun operasional sekolah.

Dan kepada anak-anak yang pada saat ini mengikuti pemasangan capping day, harus tahu bahwa baju putih-putih yang digunakan itu melambangkan kesucian hati dan pikiran dalam memberikan pelayanan. Sedangkan lilin yang digunakan itu sebagai terang untuk bisa kita melangkah dan menolong sesama.

Comments

Popular posts from this blog

Kisah Seorang Pemuda dan Buah Apel

Alkisah ada seorang pemuda yang ingin pergi menuntut ilmu. Di tengah perjalanan dia haus dan singgah sebentar di sungai yang airnya jernih. dia langsung mengambil air dan meminumnya. tak berapa lama kemudian dia melihat ada sebuah apel yang terbawa arus sungai, dia pun mengambilnya dan segera memakannya. setelah dia memakan segigit apel itu dia segera berkata "Astagfirullah" Dia merasa bersalah karena telah memakan apel milik orang lain tanpa meminta izin terlebih dahulu. "Apel ini pasti punya pemiliknya, lancang sekali aku sudah memakannya. Aku harus menemui pemiliknya dan menebus apel ini".Akhirnya dia menunda perjalanannya menuntut ilmu dan pergi menemui sang pemilik apel dengan menyusuri bantaran sungai untuk sampai kerumah pemilik apel. Tak lama kemudian dia sudah sampai ke rumah pemilik apel. Dia melihat kebun apel yang apelnya tumbuh dengan lebat. "Assalamualaikum...." "Waalaikumsalam wr.wb". Jawab seorang lelaki tua dari dala...

LDKS SMK Kesehatan Widya Husada Kota Serang Tahun Pelajaran 2016/ 2017

Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDK ) adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan ini biasanya yang diberikan oleh Pengurus OSIS lama kepada calon Pengurus OSIS baru, baik untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas (untuk LDK tingkat sekolah menengah). Pelatihan dasar yang diberikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepemimpinan kepada Pengurus OSIS baru yang nantinya akan menjadi pemimpin dari seluruh kesatuan OSIS dari sekolah yang bersangkutan. LDK biasanya diberikan dalam 2 bagian yaitu LDK Fisik dan LDK Mental. Pemberian materi dari kedua jenis LDK ini biasanya diberikan di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk LDK Mental, yang menjadi pemberi materi bukanlah lagi para Pengurus OSIS lama melainkan Dewan Guru, Pembina OSIS, Kepala Sekolah serta Guru P...

Mitos Prabu Pucuk Umum ( Raja Baduy )

Berkaitan dengan kekalahan Prabu Pucuk Umun oleh Maulana Hasanudin terdapat sebuah mitos yang diceritakan secara lisan dari satu generasi ke generasi lain. Cerita itu oleh masyarakat Lebak dikenal dengan nama tubuy yang merupakan cerita pantun yang dituturkan secara lisan. Isi cerita ini mengacu kepada nama tempat yang sangat dikeramatkan di Banten Selatan dan dipergunakan untuk memperingati peristiwa kekalahan Prabu Pucuk Umun oleh Maulana Hasanudin. Menurut cerita ini, Prabu Pucuk Umun merupakan wakil Raja Sunda untuk daerah Banten dan leluhur para puun suku Baduy. Dikisahkan dalam cerita tubuy, Maulana Hasanudin merupakan putra sulung Sunan Gunung Jati yang datang ke Banten untuk mengislamkan wilayah barat Kerajaan Sunda. Dalam melaksanakan tugasnya itu, Maulana Hasanudin disertai oleh dua orang pembantunya yang bernama Agus Jo dan Mas Lei. Upaya mengislamkan Prabu Pucuk Umun tidak dapat dilakukan oleh Maulana Hasanudin secara langsung melainkan harus melalui pertarungan di ant...